Xi'an Hongxin Arc Furnace Company Limited
Layanan Daring

Layanan Daring

Ferroalloy Ladle Refining Furnace Karbon Sedeng Karbon Rendah Karbon Mikro Karbon

Ferroalloy Ladle Refining Furnace Karbon Sedeng Karbon Rendah Karbon Mikro Karbon

Properti Dasar

negara asal
Cina
nama merek
Hongxin

Properti Perdagangan

moq
1 Set
patokan harga
Bisa dinegosiasikan
metode pembayaran
Western Union,T/T,D/P,D/A,L/C

Ringkasan Produk

Tungku Listrik Pemurnian Ferroalloy Tungku pemurnian, juga dikenal sebagai tungku pemurnian sekunder atau peralatan pemurnian sendok, digunakan untuk pengolahan mendalam baja cair dari tungku primer (EAF, konverter, dll.). Mereka bertujuan untuk meningkatkan kemurnian baja cair, menyesuaikan ...

Detail Produk

Menyoroti:

Tungku Pemurnian Sendok Ferroalloy

,

Tungku Pemurnian Sendok Karbon Sedang

,

Tungku Pemurnian Karbon Mikro

Capacity (kVA):
1250~12000
Furnace Shell Inner Diameter (mm):
3000~6500
Secondary Voltage (V):
200-60~336-302-194
Electrode Diameter (mm):
250 ~ 450
Electrode Pitch Circle Diameter (mm):
800~1450
Applicable Alloys:
Seri Mn, seri Cr, seri Ni, seri V, paduan tanah jarang, silika-kalsium
Cooling Water Consumption:
60 – 350 m³/jam
Tapping / Slagging Angle:
45° / 45°

Deskripsi Produk

Tungku Listrik Pemurnian Ferroalloy

Tungku pemurnian, juga dikenal sebagai tungku pemurnian sekunder atau peralatan pemurnian sendok, digunakan untuk pengolahan mendalam baja cair dari tungku primer (EAF, konverter, dll.). Mereka bertujuan untuk meningkatkan kemurnian baja cair, menyesuaikan komposisi dan suhu, serta memenuhi persyaratan produksi pengecoran kontinu dan baja berkualitas tinggi.

Tungku listrik pemurnian ferroalloy adalah peralatan utama untuk memproduksi ferroalloy karbon sedang, rendah karbon, dan mikro-karbon. Perusahaan ini melakukan pemurnian desilikonisasi pada produk antara ferroalloy dengan kandungan silikon tinggi dan rendah karbon untuk mendapatkan produk ferroalloy dengan komposisi yang diperlukan. Peralatan ini menggabungkan keunggulan tungku busur listrik dan tungku busur terendam, menggunakan metode pemanasan busur listrik, dilengkapi dengan tiga elektroda (elektroda grafit atau elektroda self-baking kontinu). Kapasitasnya umumnya dinyatakan dalam kapasitas transformator (kVA) daripada tonase, karena tungku pemurnian yang sama dapat menghasilkan jenis dan jumlah ferroalloy olahan yang berbeda dengan menggunakan bahan baku yang berbeda.

Berbeda dengan Submerged Arc Furnace (SAF)—juga dikenal sebagai tungku reduksi—yang beroperasi dengan busur terendam, Ferroalloy Refining Electric Furnace menggunakan metode pemanasan busur terbuka dan dilengkapi dengan sistem kontrol yang mirip dengan EAF pembuatan baja. Ini menggabungkan fleksibilitas EAF dengan keuntungan ekonomi tertentu dari SAF.

Tungku listrik pemurnian ferroalloy dapat dibagi menjadi dua jenis: tipe tetap dan tipe miring, dengan perbedaan signifikan dalam fitur struktural dan ruang lingkup aplikasi:

 

Jenis Fitur Struktural Ruang Lingkup Aplikasi
Tungku Pemurnian Tipe Tetap (1) Mirip dengan tungku reduksi (tungku busur terendam), umumnya terbuka dengan tudung tinggi
(2) Menggunakan elektroda self-baking kontinyu yang ditangguhkan
(3) Pengumpanan material melalui pipa atau operasi manual
(4) Struktur yang relatif sederhana, investasi lebih rendah
Cocok untuk memproduksi ferromangan atau ferrokrom karbon sedang dan rendah
Tungku Pemurnian Tipe Miring (1) Mirip dengan tungku busur listrik pembuatan baja, sebagian besar dengan penutup tungku
(2) Menggunakan elektroda grafit pengangkat kantilever
(3) Pengumpanan melalui pipa atap yang dapat digerakkan, sendok pengisi daya, atau pengumpanan manual melalui pintu tungku
(4) Dapat dimiringkan 40°-45° ke arah cerat sadap dan 10°-15° ke arah pintu tungku
(5) Struktur kompleks, investasi lebih tinggi
Cocok untuk memproduksi paduan berkualitas tinggi seperti logam mangan, ferrovanadium, dan ferrokrom mikro-karbon

 

Prinsip kerja inti dari Tungku Listrik Pemurnian Ferroalloy adalah pemurnian desilikonisasi, yang juga dikenal sebagai Proses Elektro-Silikotermik.
 

I. Persiapan bahan baku: Bahan baku utamanya adalah produk antara ferroalloy dengan kandungan silikon tinggi dan rendah karbon (seperti paduan silikon-mangan dan silikon-kromium), dikombinasikan dengan fluks seperti bijih mangan, bijih kromium, dan kapur.

II Pemanasan busur: Busur dihasilkan oleh tiga elektroda (elektroda grafit atau self-baking) untuk menghasilkan suhu tinggi yang diperlukan untuk reaksi desilikonisasi.

AKU AKU AKU. Reaksi desilikonisasi: Dalam kondisi suhu tinggi dan terak kebasaan tinggi (rasio CaO/SiO₂ 1,6~1,8), silikon dalam produk antara bereaksi dengan bijih tambahan (bijih mangan, bijih kromium). Silikon teroksidasi dan memasuki terak, sehingga mengurangi kandungan karbon pada produk akhir.

IV. Penyadapan: Setelah pemurnian selesai, logam cair dibuang ke sendok melalui alat miring atau cerat penyadap. Logam cair kemudian dituang menjadi batangan untuk mendapatkan produk akhir.